Intimidasi di CFD, Reni Ngaku Miris Kaumnya Jadi Tontonan

Written by Fat Haryanto. Posted in Liputan Media

JawaPos.com - Intimidasi yang diterima seorang ibu dan anaknya di acara Car Free Day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia Minggu kemarin (29/4) memantik perhatian sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari anggota komisi VIII yang membidangi pendidikan dan kebudayaan DPR, Reni Marlinawati. 

"Tentu saya sangat miris dengan peristiwa dimana perempuan menjadi ajang tontonan," kata Reni di Jakarta, Senin (30/4).

Seharusnya kata dia, perempuan dilindungi bukan diintimidasi. Pasalnya, perempuan itu bukan hanya penentu maju mundurnya keluarga, tapi juga penentu maju mundurnya suatu bangsa.

Politikus PPP itu juga berpendapat, sebaiknya para perempuan sadar, dia harus menjadi figur yang pantas untuk dilindungi. Mereka juga harus paham dengan situasi sekitar terutama saat berada di ruang publik. 

"Jadi satu perempuan yang berpenampilan seperti itu akan rusak otak beberapa bapak-bapak gitu kan," tukas Reni. 

Sebelumnya, sebuah video viral terekam kelompok berkaos #2019GantiPresiden diduga mengintimidasi kelompok relawan Joko Widodo berkaos #DiaSibukKerja. Dalam video itu, intimidasi diduga terjadi di Bundaram Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (29/4) pagi.

Dalam video yang diunggah Jakartanicus yang berjudul 'Tindakan Intimidatif dari Kelompok yang menggunakan identitas #2019GantiPresiden' memperlihatkan sekelompok orang berkaos hitam meneriakkan takbir khas muslim, "Allahuakbar". Dalam gambar itu, 7 perempuan berkerudung dan membawa anak-anak diminta oleh seorang lelaki menerikan takbir itu.

"2019 ganti presiden, takbir!," suruh si lelaki itu.

"Allahuakbar!" sambut ketujuh perempuan itu.

Di menit selanjutnya, kumpulan lelaki berkaos hitam #2019GantiPresiden tampak berteriak sembari mengikuti 2 orang berkaos putih bertuliskan #DiaSibukKerja.

Lalu kelompok yang sama juga mengerubuti 1 lelaki dari #DiaSibukKerja. Mereka mengeluarkan duit Rp100 ribu dan menuduh si lelaki itu menerima bayaran untuk mendukung Joko Widodo tetap jadi presiden. "Cebong dibayar yah," celoteh salah satu massa.

Di akhir video, seorang ibu berkacamata geram diperlakukan seperti itu. Dia membawa seorang anak. "Masya Allah, Masya Allah, muslim macam apa kalian memperlakukan seperti ini? Masya Allah," teriak ibu itu.

Dalam deskripsi video itu, Jakartanicus menuliskan jika peristiwa sebelumnya memperlihatkan kelompok #2019GantiPresiden lebih intimidatif.

"Catatan: Peristiwa sebelumnya yang tidak sempat terekam, jauh lebih intimidatif," begitu tulisnya. 

Tanggal: 1 Mei 2018

Sumber: https://www.jawapos.com/read/2018/04/30/208733/intimidasi-di-cfd-reni-ngaku-miris-kaumnya-jadi-tontonan